Cara Cerdik untuk Meningkatkan Performa PC

Mungkin Anda saat ini sedang mencari tips PC tips & trick mengenai bagaimana cara menaikkan performa komputer. Hal ini disebabkan Anda merasa komputer Anda seperti semakin lemot.

Ini langkah yang bijak daripada Anda langsung membeli PC yang baru. Karena ada celah yang bisa Anda manfaatkan untuk meningkatkan performa komputer tanpa harus membeli komputer baru.

Meningkatkan Performa PC Tanpa Mengganti Hardware

Selain membeli komputer baru, ada juga yang mengganti hardware tertentu untuk menaikkan performa komputer. Yang paling sering dilakukan adalah menambah RAM atau mengganti Harddisk.

Namun, coba pikirkan dulu berapa uang yang harus Anda keluarkan untuk membeli hardware tersebut. Jika Anda punya budget, tentu tidak masalah. Namun, jika tidak, ada tips menaikkan performa PC yang bisa Anda coba dulu.

  1. Uninstall Aplikasi yang Tidak Pernah Digunakan

Pertama yang bisa Anda coba lakukan adalah menghapus aplikasi yang tidak pernah Anda gunakan. Coba Anda masuk di program system di komputer. Kemudian review mana software yang Anda install tapi tidak pernah Anda gunakan.

Mungkin semua aplikasi Anda gunakan. Namun, coba pikirkan lagi mana aplikasi yang membuat performa PC berat sehingga Anda harus hapus aplikasi tersebut. Pilih aplikasi yang tidak begitu penting.

  1. Menghapus Temporary File

Apa itu temporary file? Ini adalah file yang sifatnya semantara. File ini dibutuhkan ketika sebuah program atau file sedang diproses. Dan ketika file tersebut sudah jadi, maka temporary file sudah tidak diperlukan lagi.

Hanya saja, temporary file tersebut masih ada di dalam komputer. Bayangkan jika ada ratusan temporary file di dalam PC Anda. Pasti membuat kinerja PC sangat berat sekali.

Untuk itu, sebaiknya Anda hapus temporary file tersebut. Caranya mudah. Cari saja accessories lalu system tools. Klik Disk Cleanup. Di drive C, centang semua pilihan lalu tekan Ok. Semua temporary file sudah berhasil Anda hapus.

Sebaiknya lakukan penghapusan ini secara rutin, bisa satu bulan sekali atau dua bulan sekali. Karena file tersebut tidak Anda perlukan dan memberatkan kerja PC.

  1. Memanfaatkan Disk Defragmenter

Apa itu Disk Defragmenter? Ini alat untuk menyusun file agar rapih. Bayangkan jika kamar Anda penuh dengan buku karena Anda suka membaca. Ada berbagai buku dengan topik yang berbeda. Akan sangat sulit bagi Anda untuk menemukan buku jika Anda hanya menaruh buku-buku tersebut di rak. Jika buku ditaruh berdasarkan kategori, maka itu akan membuat pencarian buku semakin mudah.

Begitu juga kinerja dari disk defragmenter. Tool ini berperan untuk menyusun file-file yang berbeda sehingga bisa diurutkan dan dikategorikan. Dengan demikian, file yang tersimpan di dalam harddisk lebih rapih dan membuat kinerja harddisk lebih cepat.

Bagaimana cara melakukan disk defragmenter? Masuk saja di properties. Lalu klik defragment now. Maka secara otomatis komputer akan melakukan disk defragment.

Itulah beberapa PC tips & trick yang bisa Anda coba untuk meningkatkan performa komputer. Namun, hati-hati. terkadang ketika Anda melakukan tips tersebut, ada file yang ikut terhapus. Padahal file tersebut sangat penting dan masih Anda butuhkan.

Tenang saja. Jika ada file penting yang ternyata ikut terhapus, Anda bisa aplikasikan cara mengembalikan file yang terhapus. Secara otomatis, file yang terhapus akan kembali ke folder semula.

Apakah Antivirus Menyebabkan Komputer Lemot?

Salah satu tips agar tidak membuat komputer lemot adalah menghapus aplikasi. Apakah itu termasuk aplikasi atau software antivirus?

Memang benar salah satu software yang memperberat kerja komputer adalah antivirus. Hal ini disebabkan antivirus selalu bekerja selama komputer itu dinyalakan. Apalagi jika komputer terus terhubung dengan internet. Setiap kali ada potensi berbahaya yang mencurigakan, maka antivirus akan bekerja.

Namun, menghapus antivirus sangat tidak disarankan. Karena keamanan jauh lebih penting. Selain itu, antivirus termasuk software yang sangat penting yang harus ada di dalam komputer.

Lalu, apa yang harus dilakukan jika ternyata antivirus yang menyebabkan komputer lemot? Ada dua hal yang bisa dilakukan. Pertama, memilih antivirus yang paling ringan. Anda bisa lihat review di internet apa nama antivirus yang tidak berat.

Yang kedua, non-aktifkan antivirus. Jadi, antivirus tidak perlu bekerja terus menerus ketika komputer dinyalakan. Anda bisa mengaktifkan antivirus jika diperlukan. Misalnya saja ketika Anda perlu melakukan scanning. Pada saat itu Anda bisa aktifkan dulu antivirus.

Itulah PC tips & trick yang bisa Anda pelajari dan terapkan. Semoga dengan menerapkan tips ini, komputer Anda tidak lagi lemot tanpa harus mengganti hardware apapun.

Scroll to top